Pengalaman Kerja
Pengalaman P-SPMB Nusantara dalam penyelenggaraan ujian masuk perguruan tinggi secara
nasional tercermin dari keberhasilan yang dicapai selama ini. Data selama 6 (enam) tahun
terakhir menunjukkan:
- Jumlah peserta ujian rata-rata setiap tahun sebanyak 350.000 s/d 400.000 orang
yang berasal dari seluruh daerah di Indonesia; - Jumlah PTN yang ikut serta dalam SPMB tercatat tahun 2002 sebanyak 46 PTN
meningkat terus dan pada tahun 2007 menjadi 56 PTN; - Daya tampung dan Program Studi yang ditawarkan meningkat, pada tahun 2002 DT:
82.482 dengan PS:1.470 menjadi DT:98.503 dengan PS: 1.924 tahun 2007.
Pengalaman P-SPMB Nusantara selama ini membuktikan bahwa ujian SPMB telah mendapat
kepercayaan masyarakat. Mekanisme ujian yang dikembangkan P-SPMB Nusantara telah
banyak memberikan keuntungan bagi siswa yang ingin melanjutkan studi ke PT, antara lain:
- Dapat ujian di daerah ditempat tinggalnya sendiri tanpa harus pergi ke
Universitas/Institut yang diminati sehingga dapat menghemat biaya; - Dapat memilih beberapa Program yang ditawarkan oleh Perguruan Tinggi secara bebas;
- Peluang untuk diterima cukup besar meskipun ada pembatasan daya tampung;
- Bagi siswa dari keluarga tidak mampu disediakan Beasiswa Masuk Universitas (BMU)
sehingga memberi peluang untuk bisa melajutkan studi ke perguruan tinggi, Program
pemberian beasiswa bagi siswa pandai dari keluarga miskin atau dikenal sebagai program
beasiswa masuk universitas (BMU) telah dirintis sejak tahun 2000.
Program BMU ini menarik perhatian berbagai pihak seperti dari Presiden BJ. Habibie melalui
Menko Kesra, Presiden Megawati, Yayasan Supersemar, Yayasan Damandiri, Dhuafa
Republika, Yayasan Habibie Center, PT Indofood Sukses Makmur, CEPF (Critical Ecosystem
Partnership Fund ) USA, Yayasan Orbit, Lippo Bank, Mega Kuningan Property dan banyak
perorangan berasal dari Inggris, USA, Jerman, Belanda dsb. Program kegiatan penyaluran
beasiswa melalui BMU ini mulai dari pencarian calon dari siswa SMTA seluruh Indonesia. Bagi
yang lulus ujian dan diterima di universitas akan mendapat bantuan untuk SPP dan biaya hidup
tahun pertama. Pengalaman mengelola BMU ini menjadi dasar bagi P-SPMBN untuk
menawarkan bantuan kepada para donatur baik dalam maupun luar negeri yang akan
memberi/menyalurkan beasiswa bagi anak-anak Indonesia. Sampai tahun 2007, setiap tahun
P-SPMBN menyediakan 3.000 beasiswa untuk ikut dalam ujian tulis SPMB.

